Membeli Rumah Over Kredit takut? Berikut Tipsnya.

Membeli Rumah Over Kredit takut? Berikut Tipsnya. Bagi Anda yang mempertimbangkan untuk membeli rumah untuk pertama kalinya, dua alternatif dapat jadi perhitungkan. Pertama, beli rumah dalam keaadaan baru, dan kedua rumah bekas dijual melalui take over

Membeli Rumah Over Kredit

Pembelian rumah baru sebenarnya ada banyak manfaat, dari keadaan selalu dipertahankan, perlindungan asuransi, harga tanah dan bangunan yang jelas dan desain variabel. Tetapi itu tidak berarti bahwa ruang kredit Seksken tidak memiliki manfaat terpisah.

Membeli rumah atau dalam kodisi yang masih dalam cicilan ke bank, juga sangat menguntungkan karena tidak jarang bagi penjual untuk membutuhkan uang sehingga harga rumah dapat lebih cenderung relative murah.

Bagi perbankan juga menganggap ini sebagai pangsa pasar prospektif, sehingga biasanya memberikan banyak kenyamanan, terutama bagi pelanggan yang bank anggap sebagai Layak kredit (bankable).

Tetapi hendaklah jangan cepat tergoda dengan harga murah dan kenyamanan yangBank tawarkan. Sebelum memutuskan untuk mengambil alih pembayaran rumah pemilik sebelumnya, dengan penulis telah meluncurkan banyak hal yang perlu Anda lacak dengan jeli.

keadaan fisik

Yang paling penting dalam membeli rumah over kredit memperhatikan keadaan fisik. Datang dengan detail eksternal dan di rumah. Periksa fisik dinding, lantai, saluran air, jendela dan pintu kayu dan pintu, langit-langit dan sirkulasi udara dan lalu lintas.

Juga perhatikan aspek lokal dan posisi rumah. Mungkin alasan pemilik mendeteksi pembayaran rumahnya adalah sebab lokasi yang tidak baik, sering banjir dan prospek yang tidak menguntungkan di masa depan.

Periksa dokumen

Konsultasikan dengan Dokumen asli (KPR) pertama, yang umumnya tersimpan di bank yang menyediakan fasilitas KPR kepada pemilik sebelumnya. Periksa validitas kepemilikan properti, jika Anda menemukan masalah (perselisihan), lebih baik meninggalkannya.

Hitung nilai transaksi

Ketika Anda merasa suka dengan rumah yang ditargetkan dan melihat legalitas surat, menghitung nilai transaksi (nilai penjualan rumah, nilai saldo utang utama juga sisa pembayaran kredit yang harus Anda bayar).

Juga periksa riwayat pembayaran rumah lama juga, masih ada tunggakan untuk denda dan denda yang telat. Agar transaksi pembelian rumah menjadi lebih nyaman dan aman, bila masih bingung nikmati layanan agen properti profesional.

Hati-hati menghitung berapa nilai transaksi dan nilai jual rumah, apakah lebih murah atau lebih mahal daripada harga pasaran.

Anda dapat memeriksa harga pasar rumah di sekitar lokasi, memeriksa nilai penjualan item pajak dalam penerimaan faktur PBB.

  1. Buat surat yang mengikat

Untuk memastikan keselamatan dalan jual beli ini, Anda harus melakukan tindakan yang mengikat untuk mengalihkan hak atas tanah dan bangunan dengan penjual, serta surat kuasa melunasinya dan kuasa untuk mengambil sertifikat.

Penjual kemudian membuat surat notifikasi ke bank mengenai transisi hak atas tanah dan bangunan.

Inti dari surat itu, Meskipun pembayaran dan sertifikat selalu atas nama penjual, tetapi karena hak telah aktif (untuk Anda sebagai pembeli), penjual tidak memiliki hak untuk membayar dan Ambil sertifikat asli yang kirimkan ke bank.

Baca juga perbandingan rumah dijual secod

Libatkan tiga Saksi

Berbeda dengan proses pembelian dan penjualan rumah secara umum, proses kredit resmi wajib melibatkan penyedia pinjaman yaitu bank. Jadi, lebih disukai, proses take over kredit Anda buat bersama di depan pemilik rumah, bank dan notaris. Agar kredit pengalihan. Dokumen yang perlu persiapannya oleh penjual dan pembeli meliputi:

  • FC Perjanjian Kredit
  • Copy sertifikat dengan stempel bank
  • FC IMB
  • FC PBB pembayaran
  • copy bukti pembayaran cicilan
  • Buku Asli tabungan berisi no rekening untuk Pembayaran cicilan
  • Dokumen penjual dan pembeli, seperti KTP, kartu keluarga, buku pernikahan, NPWP, slip gaji terakhir, sertifikat pekerjaan, sertifikat penghasilan, fotokopi mutasi keuangan selama tiga bulan terakhir, dll.